Batu Lapis Lazuli…permata 6500 tahun lalu

Batu Lapis Lazuli sering hanya disebut sebagai Batu Lapis. Jadi bila kita bicara tentang batu lapis, pikiran orang sudah terbayang pada batu yang berwarna biru benhur itu. Batu ini termasuk batu Semi Mulia dengan keunikan pada warna birunya.

Lapis Lazuli ditemukan di daerah Afghanistan dan diperkirakan sudah bebatuan ini telah ditambang selama 6.500 tahun (th 4000 SM), hal ini dibuktikan dengan ditemukannya berbagai macam perhiasan kuno pada jaman Pra-Dinasty di Mesir.
Komponen utama dari Lapis adalah disebut Lazurite (antara 25% sampai 40%), komposisinya terdiri dari sodium, aluminium, silicon, oxygen, sulfur, and chloride.

Pada masa keemasannya (4000 th lalu), Lapis lazuli banyak di gunakan dalam barang-barang perhiasan, ukiran, kotak, mosaik, hiasan dan jambangan, sedangkan pada sisi arsitektur sudah dipakai untuk lapisan tembok tembok dan gumpalan istana dan gereja. Sebelum bahan kimia untuk campuran cat masuk, Lapis biasa diolah dan digunakan untuk campuran cat yang berwarna biru.

Walaupun tergolong semi Batu Mulia, Lapis lazuli ini mempunyai kualitas sebanding dng jet, pirus, dan opal. Lapis lazuli ialah permata yang pernah diceritakan dalam “Hikayat Seribu Satu Malam” (Arabian Night) yang digambarkan sebagai batu permata dengan warna biru pekat dengan kilauan keemasan seperti bintang. Kilauan ini disebabkan oleh inclusion dari mineral pyrite (ferum sulfit).

Menurut penelitian, Lapis lazuli merupakan salah satu batu permata paling awal yang dipakai oleh manusia. Ahli arkeologi pernah menemui perhiasan seperti rantai, loket dan gelang serta kerajinan tangan yang diperbuat dari batu ini. Hal ini jaman dulu banyak dipakai di Mesopotamia, Mesir, Persia, dan Roma sebagai tanda bahwa batu ini sebagai batu permata yang cukup istimewa. Lapis lazuli yang terbaik didapati di Afghanistan, selain itu ada juga di Chile, Siberia, Burma, Pakistan, Angola, dan Kanada.

Terkait dengan khasiat batu Lapis Lazuli itu sendiri, bahwa diyakini Batu ini Lapis Lazuli dapat memacu perkembangan spiritual, meningkatkan kesadaran dan kejujuran diri, menambah daya tarik pada pemakai, memberikan aura optimisme, bagus untuk meditasi (letakkan pada mata ketiga atau di atas chakra mahkota ), mengatasi gangguan pada leher, pita suara dan tenggorokan, serta menurunkan tekanan darah. Kisaran harga yang dijual di Indonesia tidak begitu mahal, sekitar puluhan sampai ratusan ribu saja tergantung pada kualitas warna yang dihasilkan. Para pembaca tak perlu repot mencari, cukup kinjungi outlet-outlet di Pasar Rawa Bening Jakarta Timur, atau PGC Jatinegara Jakarta Timur.

Pesona Batu Akik nusantara

Batu Akik adalah sebutan Batu cincin yang umum kita kenal, dan bukan masuk dalam kategori batu Mulia. Di masyarakat rumpun Melanesia (khusunya Indonesia dan Malaysia), batu Akik ini menyimpan misteri berbagai macam mitos terkait dengan keberadaannya sebagai batu alam, yang akhirnya bisa menjadi komoditi bisnis, baik bisnis supranatural maupun non supranatural.

Batu akik memiliki bermacam jenis sesuai dengan mineral pembentuknya. Tapi umumnya batu Akik ini memiliki kandungan terbesar berupa batu Cadas dan air. Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan batu Mulia yang memiliki struktur penyusun mineral yang tetap dan memiliki ”inclusion” yang dapat memadukan cahaya masuk serta cahaya keluar sehingga menghasilkan keindahannya. Sedangkan keindahan batu Akik ini bisa dilihat dari beberapa sisi, umumnya dari bentuk gambar yang dihasilkan selama proses pemotongan sampai pemolesan berlangsung (seperti muncul gambar serupa masjid, serupa manusia, bahkan muncul lafadl Allah, dan berupa sorban). Selain kelebihan yang ditinjau dari bentuk gambarnya, Batu Akik memiliki keunikan tersendiri, seperti ada batu Akik yang bolong (disebut combong), dan abstrak warna yang lebih dari 1 (contoh akik panca warna). Dan banyak hal yang menjadikan batu akik memiliki kelebihan-kelebihan dari sisi fisikalnya. Belum lagi bila berbicara dari sisi misteri supranatural yang diyakini sebagian masyarakat dapat mendatang sesuatu atau memiliki kekuatan tertentu bila digunakan oleh pemiliknya (contoh anti cukur, anti senjata tajam, pengasihan, rejeki, dsb).

Batu Akik rata-rata memiliki kekerasa sekitar 5-6 skala Mohs. Skala sebesar ini tergolong bebatuan yang memiliki kekerasan rendah, hal ini disebabkan unsur mineralnya tidak memiliki ikatan yang kuat antar molekulnya. Dilihat dari unsur pembentuknya, menurut info, ada sebutan Batu Akik sesuai dengan unsur pembentuknya, sebagai contoh yaitu :

1. Kinyang atau Kenanga: Batu ini berasal dari bahan cadas kali atau pegunungan yang mempunyai warna kuning bercampur orange. Batu dengan ciri khas seperti ini mempunyai 3 pamor/ruwas batu; 1. Pamor Sulaiman (batu serban, batu angka), 2. Pamor Air Widuri (sedikit berserat), dan 3. Pamor Collono (mulus).

2. Yaman Jawa: Bahannya berasal dari mata air yang membeku dan mempunyai ciri khas warna hitam cenderung kekuningan. Batu ini mempunyai 2 pamor: 1. Pamor Madu; dan 2. Pamor Sulaiman.

3. Angkik: Bahan dari batu ini berasal dari dalam batu cadas. Dan biasa mempunyai warna putih gajih atau lemak. Batu ini mempunyai bermacam-macam pamor. Seperti: Urat Serabut, Urat Widuri, Urat Sumur Bandung, Urat Cempaka, Rambut cendana,dan lain-lain.

Proses Pembuatan Batu Akik

Seperti layaknya sebuah produk, batu Akik juga melalui satu proses dimana bahan material mentah berubah menjadi satu produk yang disebut dengan Batu Akik. Proses pembuatannya adalah sama, hanya kadang ada sedikit metode pemolesan yang berbeda tergantung teknologi yang digunakan. Dari bongkahan material batu yang telah dipilih, umumnya dilakukan pemotongan terlebih dahulu sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Setelah dilakukan pemotongan baru dilakukan pemolesan yang bisa dilakukan secara tradisional maupun dengan teknologi mesin, terakhir dilakukan finishing dengan menggunakan amplas dan bubuk intan. Konon katanya untuk pembuatan akik yang memiliki kekuatan mistis tertentu, setelah dilakukan pemotongan, proses pemolesan atau penghalusan menggunakan potongan bambu, dan dilakukan dengan berpuasa (biasanya puasa mutih). Tapi untuk jaman sekarang proses lelaku tersebut sudah jarang dilakukan, karena sudah banyak jasa supranatural yang mempermudah konsumen tak perlu melakukan proses yang cukup sulit dilakukan.

Jenis batu bahan akik dan daerah asal pemasoknya adalah batu sulaiman, dan yahman banyak dari Pacitan, , akik pancawarna dari Kebumen, akik yahman bungur dari Cilacap, dan batu kali dari Kebumen, Pacitan, dan Gombong. Banyak juga daerah-daerah lain penghasil batu Akik seperti di tasikmalaya, garut, sukabumi, dan banten. Ini sebenarnya tanda-tanda bahwa potensi kekayaan alam Indonesia sangat besar sekali terkait dengan batu akik.

Ada perbedaan antara batu-batu tersebut dan dapat dilihat dari urat/serat dan warnanya. Contoh Batu sulaiman (berurat/berserat garis-garis dan warnanya seperti madu), yahman (berurat seperti bentuk air dan berwarna seperti madu), pancawarna terlihat dari lima warna yang dikandungnya, dan yahman bungur (berurat seperti air dengan warna ungu-kecubung), Badar asem memiliki serat seperti rambut halus, dan sering juga disebut juga rambut cendana.

Mitos Kekuatan Batu Akik

Batu akik di rumpun Melanesia sudah memiliki bermacam cerita dan mitos.Maklumlah, didalam rumpun ini sebagian masyarakatnya memang masih banyak yang meyakini hal itu menjadi fakta dalam kehidupan keseharian. Artinya, kehidupannya sudah tidak dapat dipisahkan lagi dengan batu-batu tersebut. Menurut info, batu akik memiliki khasiat, terutama lima warna utamanya yaitu merah, hijau, kuning, hitam, dan putih. “Sesuai dengan kepercayaan orang Jawa, lima warna itu dapat memengaruhi kekuatan lima pancaindra manusia.

Pernah kita dengar juga tentang Batu Akik Combong (Bolong). Batu Akik Combong yang banyak dipasaran adalah Sulaiman Combong, dan Kecubung Combong. Tapi untuk kecubung combong agak sulit didapatkan karena termasuk yang langka dan masuk dalam kategori barang-barang mustika (pusaka) seperti mani gajah dan merah delima.

Batu Combong secara umum mempunyai ciri khas sebagai akik yang memiliki lubang di tengahnya, dan tembus sampai ke dasar akik. Selama ini, banyak dari masyarakat kita yang mencari Batu Combong karena khasiat dan tuahnya.Walaupun batu combong ini mudah kita temui dipasaran khususnya Sulaiman Combong, untuk mencari yang benar-benar bertuah, memang sangat sulit, karena untuk mengetahui bertuah atau tidak harus melalui serangkaian ritual pengetesan secara supranatural. Batu Sulaiman Combong pun banyak juga yang tiruan, karena combongnya tidak dari alam tapi sengaja dibuat lubang sampai bawah. Menurut beberapa sumber, ada beberapa ciri dari batu akik combong yang asli :

- Apabila dipegang, ada beban berat dan didalamnya mempunyai serabut urat batu.

- Lubang yang terdapat pada batu itu bersifat alami, dan bukan bikinan, tidak tampak seperti dikikir atau dibikin beraneka bentuk lubang.

- Dipermukaan dalam lubang memiliki bentuk kasar dan tidak mulus.

Batu Akik combong memiliki banyak cerita dan salah satu cerita yang diambil dari salah satu sumber mengatakan bahwa Batu ini sudah dikenal sejak zaman para Wali Songo (Abad ke-16 M), dan Batu Combong ini digunakan sebagai pengukur waktu jam untuk melaksanakan kewajiban sholat. Para Wali memahami Batu Combong pada masa itu dengan nama “Tuloq Ukur” (Batu Pengukur). Batu ini akan jadi penentu waktu lewat sinar matahari yang masuk lewat lobangnya.Baru setelah para Wali menemukan cara lain yang lebih mudah untuk menentukan waktu/istiwa sholat, Batu Combong beralih fungsi menjadi batu kecil lewat asahan tangan para Waliyullah yang disebut dengan nama Angki Jawa Sih Pingalem (Akik Jawa yang disukai). Mungkin dari asal nama inilah, sehingga batu ini mempunyai tuah atau berkhodam.

Selain mitos dan cerita diatas, ada pula informasi bahwa cincin menjadi sebuah rahasia umum bahwa hampir semua pemimpin dunia mengenakan cincin agar terlihat berwibawa entah itu cincin dari batu atau sekedar cincin dari kuningan. Namun pernahkan anda menyangka ternyata cincin dapat membangkitkan kewibawaan seseorang. Sebetulnya seorang pemimpin menggunakan cincin sebagai simbol kebesaran bukanlah hal baru, sejak zaman nabi sulaiman putra nabi daud a.s memimpin kerajaan terbesar di bumi manusia dan gaib dari jagat timur sampai barat beliau menggunakan cincin kebesaran yang terkenal dengan cincin ta’at sulaiman.

Berawal dari sinilah para pakar paranormal membuat sebuah terobosan untuk memindah energi yang berfungsi untuk kewibawaan, penaklukan dan pengasihan pada sebuah benda, entah itu berupa keris, tombak sampai pada batu mustika atau batu akik yang dikenal mustika sulaiman, mustika yusuf, mustika semar mesem dan lain sebagainya. Pada hakikatnya semua cincin mustika sejenis ini adalah berfungsi sama yaitu untuk kewibawaan, pengasihan dan penaklukan hanya saja energi pada setiap benda yang di isi berbeda beda tergantung tingkatan spiritual yang membuat mustika tersebut. Benda mustika pengasihan yang paling bagus adalah benda pengasihan yang dihasilkan dari alam gaib, jenis benda dari alam gaib sebetulnya sama saja dengan pengisian hanya saja karena keikhlasan dan juga spiritual si pembuat yang tinggi membuat benda ciptaannya menjadi kuat dan pada akhirnya masuk ke alam gaib. Memang benda dari alam gaib sudah tidak diragukan lagi energi dan kekuatannya namun dikarenakan benda tersebut sulit diperoleh, membuat benda alam gaib menjadi langka dan tentu saja harganya sangat mahal.

Beberapa mitos kekuatan Batu Akik :

Pengasihan

· Memancarkan pesona asmara, dan kasih sayang walaupun pemakainya memiliki wajah tidak tampan

· Memberikan rasa tentram bagi rekan kerja, pacar, istri maupun teman pemakai batu akik mustika ini.

·Memunculkan aura dimana kita disayangi orang-orang disekeliling kita.

Kewibawaan

· Memberikan dan Memancarkan energi kharismatik, walaupun terlihat menyenangkan tetapi juga dihormati dalam kesehariannya.

· Menimbulkan rasa percaya diri dihadapan khalayak, pimpinan maupun anak buah dikantor

Penaklukkan

· Dalam berkomunikasi atau negosiasi dapat membuat lawan bicara sangat percaya, kagum, dan tertegun dengan apa yang diucapkan.

· Bagi orang yang diajak berkomunikasi akan dengan mengikuti saran yang kita sampaikan.

Batu Safir…kekerasan dalam kedamaian.

Salah satu Batu Mulia yang dikenal banyak orang adalah Batu Safir atau Shappire. Saking terkenalnya Batu Mulia yang satu ini, pernah kita dengar kata Safir/Saphir sebagai bagian penggalan nama seseorang. Hal ini menandakan Safir bukan hanya sebagai Batu Mulia, tapi menjadi sesuatu yang sangat berharga dimata manusia.

Batu Safir berdasarkan struktur mineralnya adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida, suatu mineral yang dikenal sebagai korundum. Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik inframerah, permukaan jam, jendela yang kuat, dan wafer untuk deposisi semikonduktor. Hal ini bisa terjadi karena Batu Safir memiliki kekerasan yang cukup tinggi sebesar 9 skala Mohs (skala 10).

Menurut penelitian , kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi, titanium, dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan terhadap safir. Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai rubi. Sehingga Baru Ruby pun memiliki kekerasan yang hampir sama yaitu sekitar 9 skala Mohs.

Batu Safir yang banyak beredar dipasaran saat inibanyak berasal Birma, Srilangka, Australia, Ceylon, Thailand, Afrika, dan Rusia. Untuk Safir yang berasal dari Indonesia kita kenal Safir dari Pacitan (Jawa Tengah) dan Kalimantan. Struktur mineral dan serat yang mewarnai dari asal batu-batu Safir ini memiliki keunikan dan pancaran cahaya yang masing-masing berbeda, searah dengan sistem kristalnya yang Hexagonal sehingga dapat meramu dan menghasilkan keindahan yang mempesona.

Batu Safir yang terkenal didunia ini hádala Blue Shapire. Kisaran harga Blue Safir juga sangat beragam tergantung kualitas, dan keasliannya. Banyak sekarang Safir yang diaku asli tapi sebenarnya Safir tersebut adalah sintetis. Maklumlah saat ini banyak pedagang yang potong kompas mengambil keuntungan dan memanfaatkan ketidaktahuan pembeli. Safir dipasaran mulai harga Rp 60.000 (sintetis) hingga Jutaan bahkan puluhan juta rupiah. Saat ini harga tertinggi adalah Safir Rusia yang harga bisa mencapai Rp 50 juta, bahkan lebih. Sedangkan harga Black Shappire (Safir Hitam), Yellow Shappire (Safir Kuning), atau White Shappire (Safir Putih) memiliki harga yang tidak sefantastis Blue Safir.

Keunikan dan keindahan Blue Safir sangat tergantung pada karakteristiknya variasi warna yang bisa berwarna biru, ungu, kuning, oranye, hitam, bening, dan tentu saja struktur kristalnya yang Heksagonal.

Mitos tentang khasiat dan relevansi pada profesi pemakai :

Batu Sapphire diyakini dapat menjernihkan pikiran, meningkatkan kedamaian, yang dimaksud adalah ketentraman dan damai pada batin. Selain itu diyakini dapat membawa kebahagiaan serta meningkatkan motivasi dan orientasi tujuan hidup. Raja-raja mengenakan Sapphire di leher mereka sebagai pertahanan yang kuat terhadap bahaya (tolak bala). Batu ini akan melindungi pemakainya dari rasa sirik dan membuat mereka merasa dekat ke Tuhan.

Batu ini dipercaya dapat membantu seseorang yang merasa tidak memiliki kesempatan untuk tujuan/akhir yang lebih baik. Untuk kesehatan Sapphire dapat meningkatkan kadar potassium, magnesium, calcium dan melepaskan depresi mental. Sedangkan bila dipakai, Batu Safir cocok dipakai oleh Praktisi bidang keilmuan, perdagangan atau bisnis, serta Wirausaha dan eksekutif muda. Karena diyakini pula batu ini memiliki aura yang dapat mengembangkan daya pikir, menumbuhkan inspirasi, serta optimisme pada harapan baru. Tapi ada satu hal yang membuat banyak orang jatuh cinta pada mitos batu safir adalah sebagai MEMBAWA PADA KEKEKALAN ASMARA…. So let’s to find out about Sapphire… (http://satrio74.wordpress.com/2008/05/05/batu-safirkekerasan-dalam-kedamaian/)

==================================================================

Safir ( Bahasa Ibrani : sapir ) adalah bentuk kristal tunggal aluminium oksida (Al2O3 ), suatu mineral yang dikenal sebagai korundum . Safir dapat ditemukan secara alami sebagai batu permata atau difabrikasi pada boule kristal besar untuk berbagai keperluan, termasuk komponen optik inframerah , permukaan jam, jendela yang kuat, dan wafer untuk deposisi semikonduktor seperti nanorod GaN.
Kelompok korundum termasuk aluminium murni. Sejumlah kecil unsur lain seperti besi , titanium , dan kromium memberikan warna biru, kuning, merah muda, ungu, jingga, atau kehijauan terhadap safir. Safir termasuk semua variasi kualitas mineral korundum kecuali yang memiliki warna merah jenuh penuh, yang dikenal sebagai rubi.
Karakteristiknya :
Variasi warna : Biru, ungu, kuning, oranye, hitam, bening.
Kadar Transparasi : Transparan, translusan, opak.



Kilap Polis : Kilap-intan.
Index Bias : 1,766 - 1,774.
Kadar Keras : 9.
Berat Jenis : 3,47 - 3,55.
Formula Kimia : Al2O3.
Sistim Kristal : Heksagonal.
Wilayah Penghasil
: Srilangka, Thailand, Myanmar, Amerika Serikat, Australia.
Aura Batu
: Mengembangkan daya pikir, menumbuhkan inspirasi, optimisme serta harapan baru.
Relevansi Profesi
: Priktisi bidang keilmuan, perdagangan, wirausaha dan eksekutif.

Copyright @2007 Zacky
(http://zamrudgroup.com/blue.html)

Zamrud…dalam aura keberuntungan

Siapa yang tidak pernah mendengar tentang Zamrud. Hampir seluruh masyarakat di Indonesia maupun Internasional tak asing lagi dengan yang namanya Zamrud. Zamrud merupakan batu permata atau batu mulia kelas II yang berwarna hijau sampai hijau tua. Zamrud termasuk mineral silikat beril (mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk rapuh (7,5 dalam skala Mohs). Walaupun tergolong rapuh, Zamrud masuk sebagai golongan batu Mulia papan atas karena banyak dicari orang dan harga bisa sangat mahal ketika potongan Zamrud menjadi octogonal atau heart.

Ada beberapa negera penghasil zamrud kualitas tinggi diantaranya : Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia dan Brasil

Para pemakai batu ini mempunyai keyakinan batu yang dikenakannya akan membawa keberuntungan. Dan tak jarang kita lihat para pebisnis banyak yang memakai Zamrud sebagai batu kesayangan mereka. Batu zamrud sangat berbeda dengan batu mulia lainnya, selain tahan panas juga tidak mudah berubah warna, namun tergolong batu yang mudah pecah (rapuh) dengan skala kekerasan 7,5 Mohs (skala 10).

Batu ini tergolong rapuh dan tidak sekeras Safir atau Ruby yang memiliki tingkat kekerasan hampir 9 Mohs (skala 10). Sehingga harga batu Zamrud dengan bentuk cuting lebih mahal dibanding Zamrud yang diproses dalam bentuk biasa. Warna keindahan Zamrud ini secara sekilas memiliki kemiripan dengan Giok, dan Batu Bacan (berasal dari pulau Bacan-Indonesia Timur) yang memiliki warna dasar hijau. Tapi bila ditelisik lebih jauh akan serat dan pancaran warnanya, Zamrud sangat memiliki keindahan dibanding dengan giok ataupun Batu Bacan (kritokola Bacan)

Membedakan zamrud asli atau sintetis

Berdasarkan pengalaman, tidak mudah untuk memberikan pendapat tentang asli

tidaknya zamrud tersebut. Walaupun demikian, anda bisa memeriksanya dengan 2 metode umum yang paling tidak bisa membantu pembeli/kolektor untuk memeriksanya, yaitu : senter khusus untuk memeriksa batumulia, lensa pembesar minimal 10x. Lensa pembesar bisa dibeli dengan harga sekitar Rp 75.000 sd Rp 150.000.

Sebelum membeli Zamrud idaman, Cahaya senter diarahkan dari bawah dan juga diperiksa dari atas dengan lensa pembesar. Bila terlihatlihat ada gelembung udara yang bentuknya bundar-bundar seperti bola-bola kecil, maka zamrud Anda jelas tidak asli alias sintetis.. Hanya Anda perlu pengetahuan tentang fluid inclusions yang bentuknya bundar juga (membentuk three-phase inclusions yang sangat umum terdapat di zamrud Columbia ) .

Walaupun pemeriksaan di atas sangat dasar , kalau Anda sudah berpengalaman, maka kesimpulan bisa didapat . Hanya, untuk memastikan, beberapa pemeriksaanlain perlu dilakukan seperti kilap, berat jenis, indek refraksi, warna di bawah filter Chelsea, retakan didalamnya, rataan distribusi warna, kadar mineral, dsb. Mengingat harga zamrud tersebut cukup mahal, ada baiknya kalau anda cermat tidak berspekulasi saat membeli, kalau memungkinkan membawa teman yang berpengalaman saat membeli. (http://satrio74.wordpress.com/2008/04/21/zamrudsuatu-aura-keberuntungan/)


==============================================

Zamrud (Be 3 Al 2 SiO 6) adalah batu permata atau batu mulia yang berwarna hijau sampai hijau tua. Zamrud termasuk mineral silikat beril (mengandung beryllium) dan warna hijaunya disebabkan oleh kelumit kromium. Adanya vanadium dan besi yang menyertai kelumit kromium akan menyebabkan ragam zona pada warna hijau tersebut. Kekerasan zamrud termasuk tinggi (7,5 dalam skala Mohr).
Variasi warna : hijau segar, hijau - kekuningan, hijau - kebirua.
Kadar transparasi : transparan, translusan.
Kilap polis : kilap - kaca.
Index bias : 2,67 - 2,78.
Formula kimia : Be 3 Al 2 SiO 6.
Sistem kristal : Heksagonal.
Penghasil zamrud kualitas tinggi adalah Kolombia, Siberia, Afrika Selatan, Zimbabwe, Australia dan Brazil.



Aura batu : menciptakan suasana sejuk, aman dan nyaman, menjaga kesegaran jasmani dan rohani.
Relevansi profesi : Praktis bidang kesehatan, agrobis lingkungan-hidup.
Banyak batu-permata berwarna hijau, tetapi hijau jamrud-lah yang dianggap paling mempesona. Sebagai mineral, jamrud termasuk kelompok jenis beril. jenis beril ini sebenarnya ada juga yang berwarna biru, kuning dan merah -- tetapi hanya warna hijaulah yang sejuk dan teduh itulah yang membuatnya bisa tampil sejajar dengan batu-permata-mulia lainya. Uniknya, mayoritas mineral jamrud terlahir dengan membawa ciri khas alami berupa retakan-retakan ataupun serat-serat -- sehingga kalau bisa menemukan satu yang berwarna bagus dan berbodi mulus...lha, ini dia! Mau tau harganya? dipasar bebas sebentuk jamrud nyaris sempurna dan berukuran besar bisa dinilai di atas US$ 10,000.00 per karatnya!
Sebagai batu-permata, jamrud tampak paling anggun dan ideal bila diasah model faset dalam bentuk potongan persegi-empat atau potongan-jamrud (emera-cut), sehingga dia sangat digandrungi oleh kaum pria yang akan merasa bangga kalau dapat memakainya sebagai mata cincin dengan ditretes intan-berlian pada bagian pinggirnya. Mantap lah rasanya.
Copyright @2007 Zacky
(http://zamrudgroup.com/profile.html)

Aura asmara batu Kecubung (Amethyst)

Batu Kecubung, yang merupakan batu setengah permata ini tak asing lagi ditelinga masyarakat Indonesia, baik yang faham maupun yang tidak faham tentang batu permata. Ibaratnya yang namanya kecubung ini sudah menusantara dikenal masyarakat dalam pelukan mitos bahwa kecubung memiliki khasiat yang berupa pengasihan-asmara. Saking seringnya masyarakat ini tahu tentang kecubung, sampai-sampai muncul pendapat bahwa batu ini hanya ada di Indonesia (Kalimantan, Pacitan, dan Garut). Sebenarnya tidak demikian…Batu kecubung banyak ditemukan juga di manca Negara seperti Brazil, Canada, India, Russia, Madagascar, Namibia, Sri Lanka dan Amerika (Colorado, Georgia, Montana, North Carolina, Pennsylvania, Rhode Island, Virginia). Bahkan Kecubung menjadi lambang Batu Permata dari negara bagian South Carolina-USA (US State Gemstone of South Carolina) dan dari negara bagian Ontario-Canada (Canadian State Gemstone of Ontario, Canada). Di manca Negara atau di dunia internasional Batu Kecubung disebut juga sebagai Amethyst.

Kecubung atau Amethyst memiliki warna dasar ungu, dan merupakan batu mineral “supercomposite” yang terdiri daripada “lamella” seperti belang yang berselang diantara bagian kanan dengan kiri. Struktur ini diakibatkan karena tekanan mekanikal dalam lapisan bumi selama berjuta tahun. Hasilnya, kecubung atau amethyst mempunyai corak seakan-akan cap jari (berbelang-belang). Selain itu, corak di dalam batu amethyst juga terjadi karena hilangannya air (H2O) dalam mineralnya karena tekanan dalam waktu yang sangat lama. Tapi ada juga kecubung yang tidak bercorak dan membentuk kristal bening. Ditinjau dai kekerasannya, Kecubung atau Amethyst mempunyai kekerasan 7 pada skala Mohs. Sehingga Kecubung atau Amethyst sering disebut sebagai Batu Mulia atau permata kelas II.

Untuk di Indonesia, kecubung atau amethyst sudah mendapatkan posisi dihati penggemarnya, karena selain keindahannya, masyarakat kita meyakini bahwa Kecubung memiliki khasiat pengasihan. Benar atau tidaknya dikembalikan pada pribadi masing-masing. Batu Kecubung tidak sulit didapat, anda cukup datang ke Martapura (kalimantan), Pasar Batu Aji Rawa Bening dan PGJ (Jakarta), Malioboro (perempatan kantor pos – Jogjakarta), atau di Otista (Bandung). Dilokasi-lokasi tersebut banyak ditawarkan batu Kecubung dengan berbagai kualitas dan asalnya, ya tentu saja kualitas berbanding lurus dengan harganya. Satu Batu kecubung berkisar antara Rp 50.000 sampai diatas Rp 750.000,- tergantung kualitas dan ukurannya.

Di manca negara Batu Kecubung atau Amethyst yang dikenal ada dua jenis yaitu Amethyst Banded dan Amethyst Flower. Sedangkan uniknya di Indonesia di kenal adanya ”Kecubung Combong” atau Kecubung yang memiliki lubang sampai bawah dan diyakini memiliki kekuatan gaib tertentu. Masing-masing ada perbedaan dan khasiat yang berbeda. Dari sisi jenis potongannya, dipasaran terdapat kecubung yang dipotong dalam bentuk Pear Cut, Octagon cut, Heart Cut, dan round brilliant cut.

Batu Kecubung atau Amethyst dalam Mitos khasiat

Sudah mahfum bahwa di Indonesia kecubung atau amethyst selain sebagai batu perhiasan juga sering dianggap sebagai batu yang memiliki tuah atau khasiat, salah satu contoh adalah kecubung yang disebut kecubung khasian yang di percaya mempunyai khasiat untuk mendapat kan simpati dari orang lain dan juga orang menjadi tidak ingin berbuat jahat kepada si pemakai batu tersebut. Tetapi menurut kepercayaan untuk membuat batu tersebut berkhasiat, harus di olah secara alami, atau tidak menggunakan alat alat modern, seperti gerinda atau obat pemoles lainnya, umum nya mereka menggosok nya dengan menggunakan bambu ( bisa bambu hitam atau bambu biasa ), dan terkadang si pembuat juga berpuasa. Ada juga Kecubung Combong (berlubang). Cubung ini lebih dahsyat lagi kekuatannya.

Selain hal-hal yang berbau supranatural, Kecubung juga digunakan untuk meningkatkan kekuatan bathin/spiritual serta kewaspadaan intuitif seseorang. Juga digunakan untuk meredakan sakit kepala. Legenda mengatakan, menggunakan Amethyst atau minum dari cawan yang terbuat darinya, akan mencegah terjadinya keracunan, karena sifat mineral yang diyakini sebagai penawar racun. Selain itu dapat membantu dalam meditasi dan meningkatkan pemahaman spiritual, kejujuran diri, dan inspiras, imembuka kesadaran dan kemampuan menerima informasi pada tingkat lebih tinggi, membantu mereka yang ingin membebaskan diri dari kecanduan, khususnya alcohol, menyamankan kita pada masa kesedihan dan kehilangan, mengurangi ketegangan syaraf dan menghilangkan sakit kepala, mengurangi sakit dan bengkak pada luka dan mengurangi gejala sakit pada paru-paru dan gangguan usus. Ada kepercayaan lama menunjukkan arak yang diminum di dalam gelas amethyst tidak akan menyebabkan peminum menjadi mabuk.

Amethyst Banded diyakini dapat meningkatkan daya meditatif amethyst dan membantu mengembangkan kemampuan paranormal, membersihkan aura dan menguatkan charka, membuang energy negative yang berasal dari dalam maupun luar.

Sedangkan Amethyst Flowers diyakini memiliki energy amethyst, ditambah membuat kita mampu terlibat dalam berbagai karya atau kerja bersama, sementara fokus diri kita tetap terjaga dan dapat memprioritaskan hal-hal penting, dapat memberikan energy yang mengalir dan menyejukkan kepada kita secara individual maupun lingkungan sekitar.

Tips Merawat Batu Kecubung atau Amethyst

Bagi para kolektor batu Mulia, merawat ini hal sepele tapi sulit dilakukan karena keterbatasan waktu. Cobalah melakukan perawatan secara periodik dengan membersihkan Kecubung atau Amethyst anda di alat pembersih perhiasan atau dapat pula dengan menggunakan air hangat yang sudah diberi sedikit sabun khusus, kemudian sikatlah perlahan dengan sikat yang memiliki bulu halus. Jaga jangan sampai Amethyst anda terkena panas atau sinar matahari yang sangat terik dalam waktu lama karena warna batu akan memucat, serta simpanlah dalam tempat tersendiri dalam artian tidak tergores atau tergesek dengan batu koleksi anda yang lain. Hindarkan juga batu kecubung anda dari bahan-bahan kimia atau kosmetik semprot seperti parfum dan hairspray karena dapat membentuk lapisan kimia dipermukaan batu yang mengakibatkan batu anda menjadi kusam. Selamat berburu kecubung yang anda minati….bagi para pria sendiri, boleh juga mencoba batu ini untuk memikat kekasih idaman anda…hasilnya? Ask by yourself…

Keindahan Batu Giok/Jade sebagai “The Royal Gems”

Batu Giok jade-jadeite sudah bukan lagi sebagai jenis bebatuan yang asing dipasaran seperti layaknya batu garnet, atau spinnel, atau batu mulia yang lain. Batu ini memiliki banyak cerita misteri dikalangan sosial dan asalnya yaitu didaratan Cina. Di Negara produsennya, batu Giok sudah menjadi papan industri yang cukup membantu perekonomian negaranya dan cukup populer sebagai jenis produk yang menjadi andalan disisi sektor pariwisata, juga sebagai batu legenda sejak jaman dinasti-dinasti kekaisaran di daratan Cina. Tapi sebetulnya tidak hanya didaratan Cina, menurut info yang terkumpul, semenjak 7000 tahun lalu, manusia menggunakan batu giok atau jade sebagai perhiasan dan senjata. Masyarakat Maoris (di New Zealand) menggunakan batu giok atau jade sebagai senjata di dalam peperangan. Sedangkan di Tamadun purba, Suku Maya, Aztec, Korea, dan Olmec menyanjung batu giok atau jade sebagai batu permata yang lebih berharga dari emas. Sedangkan 3000 tahun sebelum Masehi, batu giok atau jade dikenali di China sebagai “royal gems” (batu permata diraja). Popularitas Batu Giok atau Jade cukup tenar dengan sandangan bahwa batu giok atau jade memiliki simbol kekuatan, kebaikan, kecantikan, dan berharga. Masyarakat Cina juga menyanjungi batu giok atau jade sebagai simbol kepandaian, keadilan, ketabahan, dan menjadi simbol kecantikan pada wanita yang memakainya. Ini menunjukkan batu giok atau jade begitu penting di dalam masyarakat Asia khususnya masyarakat Cina.

Batu giok atau jade merupakan batuan yang terbentuk dari mineral silika yang berbeda, yaitu nephrite dan batu giok atau jadeite. Nephrite berasal dari mineral amphibole actinolite yang kaya dengan kalsium dan magnesium. Batu giok atau jadeite pula berasal dari batuan batu giok atau jadeitite yang terhasil dari pyroxene yang kaya dengan natrium dan alumunium. Jade dari mineral jadeite jarang ditemui dan merupakan jade yang berharga. Nephrite biasa ditemui dan deposit nephrite terdapat di China, New Zealand, Russia, Guatemala dan Swiss Alps (Pergunungan Alps). Dark green jade, yang digelar Canada jade, dijumpai di Bahagian Barat Canada. Jadeite ditemui di China, Russia dan Guatemala, tetapi yang terbaik berasal dari Myanmar. Jade mempunyai kekerasan pada nilai 7 Skala Mohs.

Giok juga muncul dalam warna Lavender yang sangat populer di kalangan muda dan bangsa barat, putih, kuning, merah kecoklatan, atau hitam. Giok natural berwarna merah dan giok kuning sangat langka. Giok dengan warna lebih dari dua juga sangat berharga. Giok dengan tiga warna yaitu, hijau, lavender dan merah disebut dengan nama Fu Lu Shou, yang menyimbolkan keberuntungan, kemakmuran dan langeng. Giok yang paling berharga disebut Wufu Linmen yaitu Giok yang mempunyai lima warna-hijau,merah,lavender,kuning dan putih.

Batu Giok dipasaran cukup unik dan lain sifat pasarnya dibanding batu Mulia yang lain, karena nilainya sangat tidak berkaitan dengan berat dan ukurannya. Sebuah batu mulia Giok dengan bentuk bulat dapat dijual dengan harga jutaan dollar, dimana sebuah gelang Giok mungkin hanya bernilai beberapa sen dollar. Bahkan di Indonesia ada dipan (tempat tidur) dari Batu Giok yang mencapai harga 5 Milyar!! Belum lagi bermacam-macam patung atau alat-alat yang terbuat dari Batu Giok seperti meja makan dan sebagainya.

Ada beberapa elemen untuk membedakan Giok yang asli dengan batu lain berwarna Hijau. Untuk menilai Giok digunakan 5 kriteria yaitu 3Cs (Colour, Clarity, dan Cut ) dan 2Ts (Transluency dan Texture).

Colour - Warna adalah faktor yang paling penting dalam menilai Giok. Giok yang berkualitas tinggi mempunyai warna yang murni, kuat, dan terang. Warna Giok yang paling ideal adalah Hijau Kuat Emerald, namun kebanyakan Giok mengandung warna biru atau kuning. Kombinasi yang baik antara hijau, biru dan kuning bisa menciptakan warna hijau yang terang. Giok dengan warna hijau pucat, hijau kekuning-kuningan atau Hijau kebiru-biruan mempunyai nilai yang lebih rendah terlebih apabila warnanya tercampur dengan warna abu-abu atau coklat.

Clarity - Selain warna, Clarity juga memegang faktor penting dalam kualitas batu Giok. Clarity merupakan kejelasan dan kristalisasi batu Giok yang mempengaruhi cahaya yang dipancarkan.

Cut - Cut merupakan Jenis potongan dari Batu Giok (heart, pear, octogonal), disamping bentukan yang lain, seperti menjadi produk patung, meja, furniture, sampai tempat tidur.

Sekilas khasiat batu Giok

Jade membangunkan inti kesadaran dalam diri dan membawa kesadaran ke tingkat spiritual ; menyeimbangkan tubuh fisik dan emosional ; memacu idea, mengarahkannya menjadi tindakan ; memberikan perlindungan yang kuat ; merangsang kerja ginjal dan menyeimbangkan kadar garam, air dan asam dalam tubuh, bagus untuk sistem syaraf ; meningkatkan reaksi tubuh. Selain itu dan Batu Giok digunakan oleh orang Ameridian sebagai obat bagi penyakit buah pinggang. Sehingga dikenali sebagai “lapis nephriticus”, biasanya Batu Giok ditempatkan sebagai kepala ikat pinggang.

Di Indonesia, tak sulit mencari benda-benda kerajinan yang terbuat dari batu Giok, karena saat ini sudah banyak outlet-outlet kerajinan cina yang juga menyajikan kerajinan seperti patung, meja yang terbuat dari batu Giok sebagai pemanis dan membawa aura dingin di rumah anda.(http://satrio74.wordpress.com/2008/08/06/keindahan-batu-giokjade-sebagai-the-royal-gems/)

Batu Badar Besi sekilas dalam aura mistis

Tidak banyak masyarakat yang tahu mengenai Batu Badar Besi atau biasa orang juga menyebut Pati Ayam, atau istilah peneliti menyebut batu ini sebagai Magnetsteen, atau Hematite. Masyarakat mensejajarkan Batu Badar Besi dalam golongan pusaka/mustika yang diyakini memberikan khasiat atau kelebihan-kelebihan terkait dengan hal mistis…

Sebelum membahas hal yang jauh dari logika otak empiris manusia, coba kita telusuri dulu sebenarnya apa Batu Badar Besi yang sering diyakini orang dapat membuat badan menjadi kebal sejata tajam/senjata api ini…

Batu Badar Besi adalah jenis sebutan yang umum di Indonesia, seperti sering kita dengan Badar Bumi, Badar Lumut, atau Badar Laut. Tapi sebenarnya Batu ini adalah Hematite/Magnetsteen yang merupakan satu kumpulan mineral, memiliki unsur Besi (Fe) yang dominan, struktur mineral yang Trigonal disertai dengan kandungan Oksigen yang tinggi sehingga memiliki warna abu kehitam-hitaman serta hanya memiliki kekerasan 5 - 6 skala Mohs. Batu mengeluarkan efek mengkilat seperti besi biasa bila digosok/diasah.Kenapa peneliti memberi nama magnetsteen? Hal ini dikarenakan karakteristik batu ini dapat menempel pada kutub besi yang berlainan seperti magnet. Batu ini memili struktur kristal yang sama dengan corundum (penyusun batu ruby dan safir). Batu ini sebenarnya banyak ditemukan didaerah Brazil, Eropa, Mexico,Australia dan Amerika, dimana terdapat pada tambang didekat pegunungan yang konon sering terjadi banjir lahar ratusan tahun yang lalu (Volcanic activity).



Selain terdapat di Bumi, yang namanya Batu Badar Besi juga ada juga di Planet Mars. Tapi jangan kaget dulu…maksudnya adalah di Planet Mars juga terdapat bebatuan yang memili unsur Hematite dengan kandungan Fe yang cukup dominan. Bahkan di Planet Mars, yang namanya bebatuan hematite ini berbentuk gunung dan bukan terpendam dibawah lapisan tanah seperti di Planet Bumi. Informasi ini didapat dari the Mars Exploration Rover Microscopic.

Mitos seputar Badar Besi

Banyak cerita yang diulas mengenai khasiat dari Badar Besi yang mungkin banyak juga yang mengkategorikan sebagai salah satu pusaka disamping Rantai Babi/Rantai Bumi, Merah Delima/Mustika Delima, Batara Karang/Jenglot, Kantong macan, Pring Pethuk, atau berpuluh-puluh barang-barang yang diyakini memiliki daya mistis dan memiliki harga tidak masuk akal bila dikonfersikan dalam rupiah. Mungkin karena itu juga orang menyebut dengan sebutan Badar yang bisa berarti sebagai Mustika. Bagi yang suka ilmu kanuragan anti senjata tajamKetenaran Badar Besi tidak hanya di Indonesia, tapi juga di negara tetangga kita (Malaysia), yang namanya Badar Besi tak kalah kondang. Khasiat mistisnya membuat para pemburu benda-benda pusaka berkejaran dengan berbekal ratusan juta bahkan milyaran untuk mendapatkan benda yang diyakini dapat membuat manusia kebal senjata tajam bahkan kebal peluru ini.

Batu Badar Besi, diyakini orang memiliki khasiat sebagai sarana sikep atau pagar diri. mampu melindungi pemiliknya dari mara bahaya teluh dan tenung, dapat menghindarkan aura jahat/ negatif bagi pemiliknya, anti cukur, anti senjata tajam/sejata api dan tahan panas. Tapi ini tidak serta merta khasiat ini bisa terjadi tanpa adanya satu pengetesan pada saat membeli yang tentu saja harganya sangat fantastis dan tidak masuk akal (bisa sampai ratusan juta rupiah). Pengetesan benda-benda tersebut sudah tidak asing lagi bagi mereka yang terjun dalam bisnis perburuan benda antik/pusaka/mustika.Bisnis ini sudah berjalan lama dan sampai sekarang pun banyak yang tertarik menggeluti bidang ini. Namun, ternyata banyak yang menjadi korban, karena ketidakberhasilannya melakukan transaksi dari bisnis jimat anti cukur.Bisnis barang anti cukur pada awalnya memang menarik karena harganya yang sangat tinggi. Banyak orang berharap akan berhasil, karena sekali berhasil puluhan juta rupiah akan didapat. Sangat sedikit yang berhasil.Ketidakberhasilan bisnis ini menurut beberapa pemilik dan mediator disebabkan barang hilang saat transaksi akibat khodam yang tidak cocok dengan pembeli atau karena mediator tidak jujur. Juga karena khodam diadu khodam lain sehingga barang menjadi lemah.Kemudian barang hilang di perjalanan, barang/jimat palsu serta pembeli yang tidak serius. Unik memang ceritanya…tapi memang itulah yang terjadi

Bentuk potongan Batu permata

Batu permata biasa dipotong atau dicanai bagi menyerlahkan kecantikan dan keindahannya. Potongan memberikan nilai yang tinggi kepada batu permata kerana ia menyerlahkan kilauan, memberi bentuk yang menarik, dan menonjolkan ciri batu permata tersebut seperti luster, inclusion, dan intrusion pada batu permata tersebut. Selain itu, potongan juga memberikan batu permata menonjolkan warna dan kesan cahaya yang sangat indah. Cara potongan yang paling popular terbahagi kepada lima :

1. Brilliant Cuts

Brilliant cut merupakan potongan yang sangat popular bagi diamond dan batu permata yang berwarna.Potongan ini membenarkan cahaya dipantulkan secara maksimum dan memberi kesan seperti api yang berkilauan. bentuk yang biasa ialah oval, pear-shaped pendeloque, dan boat-shaped marquise atau navette. Brilliant cut boleh dipotong sehingga 58 facet dengan pelbagai bentuk seperti heart atau star.

2. Step Cuts

Step cut (atau trap cut) menonjolkan warna pada batu permata dan mempunyai bentuk segiempat atau segiempat sama.Selain itu, bentuk oktagonal juga boleh didapati dengan memotong bahagian sisi batu permata yang berbentuk segiempat sama. Potongan yang popular ialah emerald, square, radiant, octagon, oval, baguette potongan table cut. Emerald cut sangat popular bagi emerald kerana ia menyerlahkan warna dan corak dalaman batu permata tersebut.

3. Mixed Cuts

Mixed Cut biasa dipotong secara bulatan dengan bentuk crown seperti brilliant cut, dan pavilions step-cut. Sapphires dan Rubies, serta transparent colour gemstones dipotong dengan cara ini. Bentuk yang popular ialah cushion, pear atau teardrop, dan oval.

4. Fancy Cuts

Fancy cut terdapat dalam pelbagai bentuk seperti triangular, kite-shaped, lozenge-shaped, pentagonal atau hexagonal. Selain itu, terdapat dalam bentuk pear dan tear drop. Bentuk heart pula menjadi pilihan bagi hadiah kepada yang tersayang. Bentuk lainialah seperti hexagon, pentagon, trilliant, marquise, heart,stepped crown, step cut briolette, rondelle, star, scissors, twisted triangle dan pear.

5. Polishing

Polishing biasa dilakukan bagi batu permata yang translucent atau opaque, seperti opal dan jade. Batu permata biasa dipotong secara beads atau flat pieces sebagai cabochon. Polishing memberikan batu permata yang licin, cantik, dan menyerlahkan corak dalaman batu tersebut.

Copyright @2007 Zacky
(http://zamrudgroup.com/artikel2.html)